Recent Post

23 Feb 2018

Selamat malam.
Mari memulai konten baru yang disebut “Ide Gila”. Ide ini dikatakan gila sebenarnya bukan karena orang gila yang memikirkannya. Bukan pula dengan ide ini orang akan menjadi gila. Tapi, diberi nama ide gila, yah karena mau aja. Simple.
Pada konten ini, akan memberikan mengenai ide-ide saya yang bukan berarti tidak pernah dipikirkan oleh orang lain. Namanya juga manusia, jangankan ide, jodoh saja sekarang mau disama-samain.

Baik, untuk pertamanya.

Ide ini mungkin sudah ada. Tapi, biarlah terungkap kembali.

“ JASA PENYEWAAN KALKULATOR”

Hasil gambar untuk banyak banget kalkulator
Source: Google

Entah sejak kapan ide ini muncul di otak saya. Yang jelas, hari itu saya sedang kuliah Fisika Inti. Dan Dosen meminta untuk mengeluarkan kalkulator masing-masing. Namun, masih ada saja teman-teman yang belum memiliki kalkulator. Bukan karena tidak sanggup membelinya, tapi hanya saja tidak memasukkannya sebagai prioritas. Solusi lain ketika sudah begini adalah meminjam dari teman kelas lain. Oke, itu akan meringankan beban, dan membuat kita untuk berbuat kebaikan lagi bagi teman.
Nah, bagi mahasiswa yang bergelut dengan dunia sains. Tentunya kalkulator yang digunakan bukanlah sejenis yang digunakan oleh pedagang. Melainkan kalkulator scientific.

Kemudian,

Melihat fenomena ini, saya terpikirkan bagaimana seandainya saja ada orang yang menyewakan kalkulator atau saya sendiri yang membuat jasa penyewaan itu. Saya cukup membeli beberapa kalkulator, kemudian membuka lapak kecil di depan kampus atau kalau mau lebih ekstrim yah di depan lab. Kemudian saya patok harga tertentu, bisalah Rp.5000 selama mata kuliah itu. Lumayan bisa jajan. Apalagi kalau hari ujian, percayalah akan banyak yang sewa.

Ini bisa juga jadi saran buat kalian yang penggalangan dana untuk kegiatan. Jangan hanya menjual makanan terus. Ini bisa dicoba. Lumayan untungnya banyak.

Oke sekian dulu idenya. Semoga bermanfaat.
~Ketika ide ini memang belum ada yang miliki,  maka saya berhak atas kepemilikannya~



0

2 Feb 2018

Dilan 1990 the Movie. Marak ketika bukunya terangkat menjadi sebuah film. Padahal bukunya sudah lama. Inilah power of film. Ketika menonton ternyata lebih diminati masyarakat Indonesia dibandingkan membaca buku. Tapi, tidak mengapa, ini menunjukkan bahwa film Indonesia diminati di rumah sendiri.

Sumber: Google
Dear teman-teman yang sudah nonton ataupun yang belum,
Biarkan saya sedikit berbicara dengan pandanganku sendiri bagaimana Film Dilan 1990.

Sangat antusias ketika beredar kabar bahwa Ayah Pidi Baiq akan menggarap Film Dilan 1990 ke layar lebar. Yang teman-teman harusnya tau adalah, Dilan 1990 merupakan buku yang ditulis sendiri oleh Ayah Pidi Baiq. Sebuah novel remaja, yang dengar-dengar diangkat dari kisah nyata. Katanya, tokoh-tokoh dalam Dilan 1990 ada di dunia nyata. Doaku hanya satu, jika saya tak bisa dapat seperti dilan. Biarkan anakku saja yang jadi milea. Supaya bahagia, Aamiin.

Ketika mendengar kabar tersebut, masyarakat antusias.

Saya juga antusias.

Yang terlintas sekarang di pikiranku adalah, semoga sesuai dengan novelnya atau lebih baik. Paling tidak, para pembaca novel dilan tidak kecewa.

Baik mari memberi komentar satu persatu.

Pemilihan Tokoh. Dilan sebagai tokoh utama tentunya menjadi sorotan. Semua orang bertanya-tanya siapakah yang akan menjadi pemeran dilan? Ternyata yang terpilih sebagai pemeran Dilan adalah Iqbaal Ramadhan. Beberapa senang, terutama bagi para penggemar Iqbaal tentunya. Beberapanya lagi, kecewa. Mengapa Ayah Pidi Baiq menjatuhkan pilihan pada Iqbaal. Secara, jika novelnya dibaca, karakter dilan benar-benar tidak sama dan tidak cocok untuk dibawakan oleh iqbaal. Tapi, menurut saya, pandangan saya, anggapan-anggapan tersebut salah. Malahan, akting Iqbaal sebagai Dilan di film ini benar-benar bisa mematahkan anggapan orang-orang sebelumnya. Iqbaal berhasil memerankan dilan dengan sempurna. Dari tutur katanya. Perangainya. Tatapannya. Ahhhh, cukup. Sangat sempurna intinya.

Selain Dilan, sosok Milea diperankan oleh Vanesha Prescilla. Seorang pendatang baru dalam dunia perfilman Indonesia. Berdasarkan pandangan mata saya, Vanesha yang akrab dipanggil Sasha ini sangat tepat dipilih sebagai orang yang memerankan tokoh Milea. Tuturnya sangat lembut, manja, dan manis sekali. Akting Shasa juga sudah bagus dan sudah bisa disetarakan sama artis-artis yang sudah lebih dulu mencicipi dunia perfilman. Yah, jelaslah, Ayah Pidi Baiq sendiri yang memilihnya. Tentu semuanya dipertimbangan, mengingat para tokoh dalam Dilan ini katanya nyata. Pidi baiq pasti memilih orang-orang yang memang dianggap mirip dengan aslinya.

Dari sisi cerita yang disajikan dalam film ini, bisa dibilang sangat sesuai dengan yang ada dalam novel. Buku Dilan 1990 memiliki jumlah halaman  lebih dari 300 halaman. Jadi, itu artinya bahwa tidak semua bagian yang ada di buku bisa disajikan dalam film. Takutnya nanti jadi sinetron kalau diangkat semua. Bagian-bagian yang diangkat dalam film, merupakan bagian-bagian yang menurut saya menarik. Ini membuat semua scene dalam film tidak membosankan. Karena disetiap scene pasti ada kejutan. Termasuk gombalan-gombalan Dilan yang sering membuat senyum-senyum sendiri.

Sangat menarik. Sangat lucu. Sangat romantis.

Mengenai pengambilan gambar. Dari segi orang yang tak tau apa-apa mengenai perfilman, saya melihat bahwa beberapa bagian ada kejanggalan. Efek filmnya tidak konsisten, kadang-kadang menunjukkan suasana di tahun 1990, kadang-kadang juga seperti terlihat tahun 2018. Yah, semacam efeknya tidak konsisten. Itu yang pertama. Kedua, ada beberapa cara pengambilan gambar yang goyang. Termasuk ketika Iqbaal dan Anhar berkelahi, menurut saya sangat mengganggu. Terlalu goyang. Dan bikin pusing. Sepertinya terakhir adalah mengenai salah satu scene ketika Bunda Dilan dan Milea di mobil. Terlalu terlihat bahwa menggunakan green screen. Benar-benar tidak nyaman untuk dipandang mata.

Selama hampir 2 jam, menurut saya ada beberapa scene yang sangat menarik. Dan benar-benar bikin greget. Yaitu ketika datang sekelompok anak-anak dari sekolah lain yang ingin menyerbu sekolah Dilan. Kemudian Milea berlari, melalui depan sekolah, berusaha menghindar dari lemparan-lemparan batu. Itu sangat WOW menurut saya. Milea benar-benar dapat memerankannya dengan baik. Kedua adalah ketika Anhar menampar Milea di Kantin Bi Eem. Kerenbanget. Dari video yang saya dapat di youtube berdasarkan behind the scene, Sasha mengaku benar-benar ditampar sama pemeran Anhar dan itu di take sampai 15 kali. What? Yes, ini totalitas banget. Dan benar memang bahwa scene itu benar-benar keren. Sampai pada Milea lari ke kelas, kemudian menangis. It is really so good. So Proud of you, Sasha !!

Secara keseluruhan film ini keren. Bagi yang sudah baca bukunya, pasti nggak bakalan kecewa. Jadi, sangat disaraninn buat nonton. Oh, Iya, Bagi teman –teman yangakan nonton,  jangan direkam ataupun dishare pada saat nonton. Kasihan. Stop bajak. Cintai film kita. Hargai karya tokoh-tokoh perfilman kita.

Makasih, sudah sampai disini.

Jangan rindu yah, Berat. Kamu gak akan kuat. Biar aku saja.

Sampai jumpa di Dilan 1991.




0

29 Des 2017


Hitungan hari, 2017 akan berlalu.

Untukmu 2017-ku, terima kasih telah membuat hari-hari yang indah di hidupku.

Ketika para youtubers, berbondong-bondong membuat youtube rewind maka apa salahnya untuk para blogger untuk membuat hal yang sama?

2017 bagi saya adalah tahun setelah tahun 2016. Maaf ini bercanda. Tapi semoga tidak garing.

Melalui tulisan ini, malam ini, saya akan bercerita bagaimana 2017 ini terlewati.

Bagi saya, 2017 adalah tahun yang penuh dengan pengalaman meletup-letup dan itu semua membuat hidup saya semakin berwarna.

Film teristimewa
Salaah satu scene di pasar

Di tahun 2017, adalah momen saya merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang artis. Ahh,, terlalu berlebihan. Kalau bukan tuntutan tugas kuliah, ini tidak akan terjadi. Di tahun yang orang bilang Jaman Now ini, saya memerankan sebuah film. Sekali lagi ini adalah tugas kuliah. Shooting yang kami lakukan selama kurang lebih 10 hari benar-benar menguras tenaga, waktu, pikiran, dan perasaan. Shooting kami lakukan disela-sela kuliah. Ah salah. Kuliah kami lakukan disela-sela shooting. Karena rasanya waktu untuk shooting lebih banyak ketimbang kuliah saat itu. Bahkan karena lokasi shooting yang terkadang jauh dari kampus, saya bersama beberapa teman saya bolos gara-gara telat masuk kuliah. Mau dikatakan apalagi, kita tak akan pernah satu.. Sorry, ini baper. Yang jelas, dari pengalaman tugas film ini, begitu banyak hal yang saya dapatkan. Bagaimana bekerja keras, bagaimana bekerja sama dengan team yang otaknya gak ada yang sama, dan ini bagian paling sulit sebenarnya. Menyatukan pikiran yang beda menjadi satu. Satu lagi, dari film ini , memanajemen waktu benar-benar dibutuhkan. So, terima kasih untuk bapak dosen pengampuh mata kuliah yang telah membuat ini menjadi fenomena di kehidupan saya tahun 2017.

Ulang tahun terbaik




17 maret 2017, adalah hari ulang tahun yang terbaik pernah saya dapatkan. Usia 19 tahun bukanlah pencapaian yang sederhana. 19 tahun artinya saya sudah dewasa, sudah hampir nikah, maaf jodoh belum terdeteksi.

Bergabung di Bimbingan belajar. 
Naik angkot, jalan sendiri, pergi pagi –pulang sore, sudah itu kuliah lagi. Ini saya alami ketika masa-masa bergabung di bimbingan belajar. Masa-masa persiapan SBMPTN adalah kesempatan besar bagi beberapa mahasaiwa untuk mencari lowongan kerja mengajar. Dan itu saya lakukan. Bergabung bersama bimbingan belajar Rektor Institute adalah sebuah kebanggaan. Ikut tes , kemudian microteaching lalu kemudian mengajar. Dan yang paling menyenangkan adalah ketika pagi saya  harus mengajar, dan siangnya saya harus kuliah. Jarak kampus ataupun kos ke tempat ngajar bukanlah suatu yang bisa dianggap remeh jaraknya. Jauh banget. Dan karena saya belum memiliki kendaraan pribadi, akhirnya saya harus naik angkot. Naik angkotnya pun harus disambung-sambung. Kadang tidur diangkot malah. Tapi, semua proses itu mendewasakan. Membuat berani menyelusuri Makassar.

  Bakti social di desa


Pernah dijelaskan di salah satu postingan saya. Ahhh, pernah. Coba cek  disini

 Terjun ke dunia organisasi.
Organisasi membuat saya semakin harus cerdas mengatur waktu saya. Kadang-kadang rapat, dan puncak tersibuknya adalah ketika program kerja Pentas Seni mulai digarap. Ya, organisasi ini adalah sebuah biro yang bergerak dalam bidang kesenian. Hampir 3 bulan lamanya kesibukan latihan mewarnai kehidupan perkuliahan saya. Tapi, latihan intensif selama 1 bulan ketika puncak pentas seni akan dilaksanakan. Setiap malam harus keluar latihan hingga jam 11. Bahkan ketika H-7, saya dan teman-teman harus latihan sampai jam 2 malam. Percayalah itu sangat melelahkan karena pulang kuliah jam 6, latihan jam 7, kemudian pulang jam 11 atau tidak jam 12 lalu kemudian melanjutkan tugas kuliah. Apakah itu yang kita sebut tidak capek?







Asisten Fisdas

Kelas Biologi A

Kelas biologi ICP

Ketika jadi praktikan

Kesibukan disemester 5 di tahun 2017 ini juga adalah menjadi asisten. Ketika kamu menjadi asisten, dan kamu juga harus jadi praktikan. Bukankah itu menyulitkan dan menyibukkan? Tapi siapa suruh memilih. Ya, itu adalah pilihan. Saya yang memilih. Apalagi harus membimbing tiga kelas. Harus merespon, harus membimbing, harus memeriksa laporan, dan masih banyak lagi. Dan itu semua berjalan di waktu kuliah. Yang paling berkesan menjadi seorang asisten bagi saya adalah ketika saya menghilangkan laporan praktikan saya. Benar-benar membuat saya hampir gila. Memikirkan dimana saya letakkan laporan praktikan? Nyatanya, tercecer. Menjadi asisten membuat whataspp saya tidak pernah kosong. Setiap malam ada saya praktikan yang menghubungi saya. Itu benar-benar menyenangkan bagi orang yang hapenya jarang dihubungi sama doi.

 Kawan Aksara

Di 2017, saya dan tiga orang teman saya membentuk sebuah komunitas. Namanya adalah Kawan Aksara. Ya, tersering kami rapat di depan kos karena ketiga teman saya adalah cowok dan jelas tidak akan bisa masuk ke kos. Usaha keras akhirnya membuahkan hasil, hingga saat ini ada 30 orang anggotanya. Dan di tahun 2018 mendatang, doakan kami di program kerja terbesar kami yang akan diselenggarakan di Pinrang. Ahh, semesta, bantulah!

Begitu banyak pengalaman di tahun ini. Apalagi untuk semester 5. I fall in love with u semester 5. Semester yang membuat saya kadang lupa bagaimana caranya tidur. Saking banyaknya tugas. Warbiasyah, banyak. Bahkan kadang saya mengeluh dengan semester 5. Kadang lelah dan hampir menyerah. But, this is complete, gaesss. Selesai lah! Paling dan paling berkesan adalah ketika semua kesibukan disemester 5 antara organisasi, asisten, kuliah terjadi bersamaan. Dan tidak bisa dipungkiri saya harus memilih. Ketika manajemen waktu yang mengatakan, lakukan yang prioritas. Nyatanya saat itu, benar-benar membuat saya bingung. Mana yang prioritas? Antara kuliah yang laporannya harus dikumpulkan hari itu juga dan terakhir jam 4 sore, disisi lain hari itu adalah hari membimbing di suatu kelas. Ini adalah tanggung jawab di lab. Dan satunya lagi, itu adalah hari dimana pentas seni akan  dilaksanakan. Pasti sibuk bukan main, kamu harus make up, kamu harus persiapkan hal-hal lain. Maksudnya, saya. Dan tadaaaa saya harus memilih. Keputusannya adalah saya meminta teman saya untuk menggantikan saya membimbing, kemudian saya meminta teman sekelompok saya untuk menuliskan laporan saya, dan akhirnya saya memilih untuk pentas seni.

Di ujung tulisan ini, terima kasih kepada semua orang-orang yang pernah mendampingi saya selama 2017. Kepada semua pengalaman, terima kasih sudah mendewasakan.


Semesta tolong bantu anak ini, mewujudkan impian 2017nya yang belum terwujud di 2018.
0

1 Nov 2017

Bagaimana pendapat kalian jika memandang pendidikan di Indonesia?

Sudah bagus? Atau bagaimana?


Hasil gambar untuk kuliah

Mari sedikit bercerita. Ini menurut saya, entah bagaimana dengan pandangan kalian. Pendidikan di Indonesia menurut saya suatu hal yang mengekang. Bukan menyalahkan sistem. Tapi, coba kita pikir sejenak, di bangku sekolah kita, SMA misalnya, terdapat lebih dari 7 mata pelajaran yang harus di kuasai. Mulai dari matematika, fisika, biologi, kimia, bahasa indonesia, bahasa inggris, bahasa arab, agama, dan lain-lain. Dan itu menuntut seorang siswa mampu menguasainya. Ok bagus. Kita banyak memahami bidang ilmu. Tapi apakah tidak lebih baik jika kita mempelajari satu saja tapi benar-benar optimal daripada harus mempelajari keseluruhan tapi hanya sekedar tau tidak sampai mendalami. Pernah juga terpikirkah dibenak kalian, apakah seorang guru mampu menguasai semuanya? Tentu tidak. Coba tanyakan pada guru matematika kalian, bagaimana bisa ditemukan aksara? 

Bukan untuk memojokkan pendidikan di Indonesia, tapi ini hanya sekedar memandang. Dan bukan pula untuk membandingkan, melainkan seupaya bisa dijadikan pembelajaran.
Oke, mari bahas sejenak masalah lain.

Belakangan beberapa hobi yang dulu saya geluti, terenggut kebebasannya oleh tugas-tugas kuliah. Membaca buku-buku novel, menulis di blog, menggambar doodle, membuat video stopmotion, dan termasuk nonton film adalah hal yang sangat saya rindukan sekarang. Bukan menyalahkan sang dosen yang sudah memberikan tugas. Mungkin saya yang tidak ahli dalam memanemen waktu antara kesukaan dengan kewajiban. Lantas, apa yang harus saya perbuat supaya hal semacam ini bisa saya atasi? Karena sedang ada waktu 15 menit untuk menulis plus mengutip beberapa tips dari blog sebelah DISINI, maka saya rasanya harus segera menyampaikan cara-cara memanagemen waktu sebagai mahasiswa. So check this out!


  Jadwal
Membuat jadwal merupakan hal yang utama dilakukan sebelum melakukan semua aktifitas. Tujuannya agar hal-hal yang harus dilakukan terencana dan terlaksana, agar tidak ada agenda yang terlewat ataupun melakukan hal yang sebenarnya tidak penting dan tidak perlu untuk dilakukan.
Pembagian waktu yang wajar
Dalam penetapan jadwal kita juga perlu mencantumkan waktu pelaksanaanya. Sebagai contoh mengerjakan tugas, kita tidak mungkin hanya mencantumkan 15 menit, karena hal itu tidak bakalan mungkin dilakukan. Karena dalam mengerjakan tugas walaupun semudah apapun kadang ada saat kita harus berfikir dan butuh waktu lama. Jadi dalam menetapkan waktu harus berdasarkan rasional dan realistis.
 Penetapan tujuan
Setiap langkah yang telah kamu jalani sekarang adalah cerminan tujuanmu kedepannya. Semua tujuan yang akan kamu capai semua berawal dari niatmu. Jika niatmu kuat, apapun hambatannya pasti tidak akan menggoyahkanmu. Tetapkan niat, capai tujuan dan fokuslah alasan mengapa kamu melanjutkan ke perguruan tinggi. Dengan latar belakang itu kamu bakalan bisa lebih yakin supaya tujuan awalmu dapat kamu raih dengan segala strategi dan dengan pembagian waktu yang akan mendukung tujuan awalmu.Setiap akan melakukan kegiatan apaun jangan lupakan bismillah, karena dengan hal itu maka akan lancar semua rencana karena mendapatkan ridho darinya juga.
Prioritaskan yang utama
Prioritas adalah hal utama yang harus kamu lakukan. Dari banyaknya hal itu kamu harus bisa menetapkankan mana yang harus dilakukan pertama dan hal yang bisa dilakukan nanti. Setiap manusia pastinya harus bisa menyeimbangkan diantara hal itu dan bisa berhasil dalam hidup. Seorang mahasiswa juga harus mampu membagi waktu (beserta waktu yang diperlukan).
Jika kamu menghadapi suatu permasalahan dimana waktu kegiatan atau pelaksanaan kegiatan itu bertubrukan, sehingga membuat kamu harus memilih diantara keduanya. Misalnya hari esok ada UAS dan kamu harus belajar padahal waktunya juga mepet dan disisi lain kamu dihadapkan ikut rapat organisasi yang kamu ikuti. Pasti kamu harus berfikir keras hendak memilih yang mana. Saran saya, kamu harus meletakkan belajar pada prioritas utama karena apabila kamu gagal ikut ulangan kamutidak bisa kembali untuk memperbaiki nilai itu, sedangkan rapat kamu masih bisa mendapatkan info tersebut dari teman-temanmu yang lain.
Jangan menunda pekerjaan
Kebanyakan dari kita suka menunda-nunda pekerjaan, kadang rasa malas kita lebih besar ketimbang niat kita. Benturan waktu bahkan bisa terjadi saat kita sering membiarkan pekerjaanmu menumpuk. karena dengan banyaknya tugas kuliah tidak akan selesai dikerjakan dalam waktu semalam. Andaikan bisa pun hasinya pasti tidak maksimal. Disamping itu kita juga pasti akan merasa kelelahan dan ngantuk saat mengikuti perkuliahan keesokan harinya. So…kerjakanlah tugasmu segera mungkin karena dengan cara itu kamu tidak akan menyusahkan dirimu sendiri,
 Konsisten
Keberhasilan memanajemen waktu juga tidak hanya ditentukan seberapa baik kita menyusun jadwal. Pasti pada pelaksanaanya kita menemukan hambatan-hambatan. Sebagai contoh kita sudah memiliki agenda untuk ke perpustakaan untuk mencari reverensi tugas kita,eh ditengah perjalanan kita diajak oleh teman kita untuk jalan-jalan/refreshing. Kita juga harus berani mengatakan tidak, dan menolak dengan halus tentunya. Artinya kita juga harus konsisten terhadap apa yang telah kita rencanakan sebelumnya. Dan bisa dibayangkan apabila kita menyetujui ajakan tersebut kita pasti tidak akan ada watu dalam mencari referensi apalagi sempat mengerjakan tugas tersebut.
Ceklist
Kita juga perlu menandai pekerjakan/aktivitas apa yang telah kita kerjakan untuk memudahkan aktivitas apa yang akan kita lanjutkan setelahnya. Hal ini juga bisa mencegah janji ataupun kegiatan yang luput kita kerjakan. Sehingga selalu ada koordinasi dari setiap aktifitas-aktifitasmu.
 Evaluasi hasil
Evaluasi juga merupakan hal yang terpenting, karena dengan adanya evaluasi ini kita bisa memperbaiki jadwal ataupun kegiatan yang tertunda, apakah kegiatan yang kita jadwalkan sudah kita lakukan semua, jika tidak terlaksana atau ada hambatan penyebabnya apa, solusinya bagaimana,sehingga dapat dijadikan pertimbangan untuk kedepannya.
Terima kasih sudah membuang waktunya untuk hal yang bermanfaat semacam tulisan ini. Mari berdoa bersama agar sang penulis blog ini bisa konsisten dan update blognya teratur. Makasih, Salam semester 5! Kuatkan, kuatkan, kuatkan!!!!


1

20 Agt 2017


Selamat datang kembali di blog yang hampir setahun lamanya tidak terurus. Selama tidak aktif dalam dunia per-blog-an, banyak hal yang terjadi. Dan rasanya ingin saya ungkap semua. Satu diantara banyaknya yang paling berkesan di memori, dan sangat berharga untuk masa depan adalah saat melakukan Bakti Sosial di kecamatan Bontocani.

Rasanya, perlu saya jelaskan terlebih dahulu. Bakti sosial yang terlaksana baru-baru ini adalah sebuah program kerja dari Himpunan Mahasiswa Fisika yang disebut dengan Aplikasi Studi Mahasiswa (ASM). Sebagai civitas yang baik, sayapun turut berpartisipasi. Daripada harus membuang-buang waktu liburan dengan hal yang tidak bermanfaat.

Bontocani adalah sebuah kecamatan yang Indah dan terletak di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Selama 10 Hari lamanya, yakni tanggal 26 Juli-4 Agustus 2017 terlulislah dengan indah cerita-cerita bersama bontocani.
Tempat yang Indah
For the first time, saya menginjakkan kaki di bumi Bone. Apalagi, sampai ke dalam-dalamnya lagi, yakni di kelurahan kahu. Perjalanan ke tempat ini bisa dibilang sangatlah ekstrim. Jalan yang berkelok-kelok, gunung yang menjulang, dan jurang yang memagari setiap pinggiran jalan. Ini hanya sebatas Jalan Menuju, bukan tepat dimana kami akan tinggal selama 10 hari. Singkatnya, kami sampai. Dan saat itu, waktu menunjukkan pukul 22.00 WITA. Hal pertama yang kami rasakan adalah dingin. Yang kedua, adalah dingin. Dan ketiga adalah dingin. Luar biasa, Bontocani sangat dingin. Hampir sama dengan kampung halaman saya, Korea. Ini serius, Insya Allah. Bahkan selama disana, jujur saja saya tak pernah berkeringat saking dinginnya. 24 jam kemudian berlalu, paginya kami lebih terpukau lagi karena ternyata pemandangannya lebih indah. Maklum semalam tidak kami nikmati karena tertutup gelapnya malam. Jalan menuju ke sekolah dari lokasi kami menginap cukup jauh. Bukan hanya jauh, kami perlu mendaki kemudian turun lagi. Tapi jangan terlalu berlebihan, tidak sebegitunya. Sambil jalan ke sekolah, seperti inilah pemandangan yang kami nikmati itu.

View depan Posko

Kegiatan yang menyenangkan
Selama 10 hari, setiap harinya akan ada kegiatan yang terlaksana dan itu sangat menyenangkan. Mulai dari LDK, KTI, English day, sekolah alam, Kerja Bakti, Pembimbingan lab, dan Pensi. So, ungkapan terakhir untuk kalimat ini, PENSI membuat saya lebih mengenal diri saya sendiri. Thanks!


Mencuci di irigasi
Untuk pertama kalinya dalam sejarah hidup saya, mencuci baju di irigasi. Begitu nikmat, ketika kalian merasakan bagaimana mencuci di air yang mengalir langsung dari pegunungan. Sambil itu, menikmati gunung yang hijau dan pemandangan sawah-sawah masyarakat.

No Connection.
Saat ini mungkin HP adalah segalanya. Tapi, HP ditambah jaringan adalah segala-galanya. Namun, semua berubah selama kami di Bontocani. Tidak ada jaringan sama sekali. Alhamdulillah buat telponan ada. Tapi apalah daya kami, yang hanya butuh sosial media. Selama 10 hari, kami hidup tanpa jaringan sama sekali. Hingga, hp kami yang dulunya bisa bertahan 2 jam, sekarang bisa bertahan selama 3 hari tanpa di cas. Cukup berfaedah karena komunikasi antara sesama kita, terjalin dengan baik. Tidak ada lagi budaya menunduk. Terlepas dari itu semua, selama kami disana, game yang ada dihape laris manis. Tak ada kouta, main gamepun jadi pelarian.

  Adiksss...
Sekolah yang jadi sasaran baksos adalah SMAN 23 Bone. Tentu, awal-awalnya akan terasa susah untuk beradaptasi dengan orang-orang baru. Tapi, lama kelamaan, hari untuk pulang semakin mendekat, barulah keakraban dengan siswa-siswa disana mulai terasa. Hingga akhirnya, waktu untuk pulang,  berat rasanya meninggalkan mereka semua. Semoga akan ada waktu yang tepat untuk bertemu. 

Dear Bontocaniers,Saya rindu akan dinginnya desamu.Rindu akan senyumanmu,Rindu akan rasanya menjalani hidup sebagai bontocaniers Dear Bontocaniers,Jika waktu mengizinkan,Dan Tuhan berkehendak,Semoga Jejakku bisa kembali menapak di tanahmu,Tubuhku kembali merasakan dinginmu,Sampai pada baris terakhir ini, Aku Mau Bilang, Ada Rindu yang tersimpan untukmu.Nan jauh, Bontocani.Salam rindu untukmu.
0

27 Feb 2017


Selamat malam. Untuk mengisi beberapa menit dalam hidupmu, ada baiknya membaca postingan ini hingga akhir. Dengan begitu, kamu akan merasa beruntung karena telah mengisi menit-menit dari tahunan hidupmu untuk hal yang positif.

Apa yang kalian bayangkan saat kata Fisika menghinggapi telinga kalian?

Susah? Banyak rumus? Pusing? Tidak suka?

Kalian harus tau, dibalik banyaknya rumus-rumus fisika yang menyiksa, ternyata fisika sangat akrab dihidup kita. Sehingga bukan alasan buat kita untuk membenci fisika. Terkhusus buat kalian yang mungkin sangat benci dengan fisika, dan sering bolos saat jam fisika di sekolah. Mungkin, tulisan ini akan sedikit membuka mata hati kalian bahwa fisika bukanlah hal yang harus ditakuti melainkan fisika hal yang mengasyikkan jika dinikmati.

Langsung saja, saya akan memberikan beberapa pristiwa atau sesuatu yang selalu kita lihat dalam kehidupan kita sehari-hari yang memiliki hubungan dengan fisika sehingga akan menyadarkan kita bahwa fisika yaaa asyik.

Kenapa pakaian yang dijemur, harus dibalik dulu?
Hasil gambar untuk baju dijemur
Pernah mencuci pakaian dong ya? Hal ini sudah menjadi salah satu rutinitas kita termasuk mahasiswa yang harus hidup mandiri. Pada saat kalian menjemur pakaian atau melihat orang yang sedang menjemur pakaian, biasanya pakaian itu dibalik terlebih dahulu. Pernah memperhatikan? Jika Ya, kenapa kira-kira hal itu dilakukan? Fisika bisa menjawab itu. Begini penjelasannya: Pakaian yang sering kita pakai bisa memiliki warna karena diberi tinta. Awalnya, molekul tinta tersebut hanya dapat memantulkan warna tertentu saja. Misalnya saja pakaian kita warna merah, itu artinya baju ini hanya memantulkan warna merah saja dan menyerap warna selainnya. Nah, pada saat kita menjemur pakaian itu di bawah sinar matahari, maka pakaian tersebut akan mendapatkan paparan sinar ultraviolet. Sinar inilah yang kemudian memecah ikatan molekul dari tinta pewarna baju. Akibatnya kemampuan pakaian untuk memantulkan warna merah menjadi berkurang, sehingga ia mulai memantulkan warna lain yang mengarah pada warna putih. Itulah mengapa warnanya menjadi pudar. Penjelasan lebih lengkap bisa dibaca di http://www.howhaw.com/2016/02/kenapa-warna-pakaian-memudar-saat-dijemur.html

Airnya bertambah atau tidak?
Hasil gambar untuk es batu dalam air
Ya atau tidak, kalian pasti pernah minum yang namanya air pake es, atau lebih akrab dipanggil air es. Nah, pada saat kalian akan meminum air es, tentu kalian akan memasukkan airnya terlebih dahulu ke dalam gelas dong. Lalu kemudian memasukkan es batunya. Kira-kira menurut kalian pada saat esnya mencair apakah air yang ada di gelas akan bertambah? Mengingat kalau es mencair akan menjadi air. Bagaimana? Bertambah atau tidak? Physics will answer this situation. Jadi begini penjelasannya: Pada saat kita memasukkan es batu ke dalam sebuah gelas yang berisi air, maka es tersebut akan menempati sebuah ruang di dalam air. Itu artinya ruangan yang ditempati oleh es tersebut tidak diisi air. Mengerti sejauh ini? Nah, jika begitu, pada saat esnya mencair, maka akan menjadi air. Es yang sudah jadi air ini kemudian menempati ruangan yang diisi oleh es tadi. Sehingga artinya bahwa air tidak akan bertambah banyak karena air dari hasil es menempati ruangan saat es masih utuh.  Penjelasan lengkapnya:http://bocah.info/index.php option=com_content&task=view&id=324&Itemid=1

Kira-kira kenapa Gas LPG, Galon, Termos, dan Mobil tangki minyak berbentuk silinder?
Hasil gambar untuk mobil tangki
Keempat benda diatas mungkin bukan hal yang asing dalam kehidupan kita. Bahkan bisa dibilang semuanya penting. Tapi pernah tidak berpikir 5 menit saja, kenapa kira-kira keempat benda tersebut bentuknya silinder (Tabung)? Bisa menjawab? Ya, Fisika akan membantumu. Jadi penjelasannya begini: Gas LPG isinya adalah gas, gallon isinya adalah air, termos juga isinya air, dan mobil tangki minyak isinya ya minyak. Nah, semua isi dari keempat benda tersebut merupakan fluida. Apalagi fluida? Jadi fluida adalah jenis zat yang dapat mengalir. Dalam hal ini berupa zat cair dan gas. Salah satu sifat fluida adalah mudah mengalami gejolak jika terkena guncangan. Nah karena wadahnya sudah silinder, maka apabila terjadi goncangan beban zat cair ataupun gas yang menghantam sisi melengkung dari benda-benda tersebut maka akan terbagi rata ke segala arah sehingga beban yang ada dalam tetap stabil. Baca selengkapnya: http://alkahfi77.blogspot.co.id/2012/05/kenapa-truk-tangki-bentuk-wadahnya.html

Sunlight, Minyak, dan Air
Believe me. It's not endorse!
Kira-kira jika ada 3 buah kelereng yang ukurannya sama secara bersamaan saya jatuhkan ke dalam 3 buah gelas yang masing-masing berisi minyak, air, dan sunlight, pada gelas manakah kelereng akan sampai duluan ke dasar gelas? Jawabannya apa? Tentu yang paling cepat sampai ke dasar adalah kelereng yang ada di alam cairan air. Kenapa bukan sunlight ataupun minyak? Karena pada cairan yang kental seperti pada sunlight misalnya, pada saat kelereng di jatuhkan ke dalam cairan, maka kelereng tersebut akan mendapatkan gaya gesekan yang besar dari cairan yang kental tersebut. Sehingga  semakin kental cairannya, artinya semakin banyak gaya gesekan yang terjadi. Akibatnya, kelereng yang hendak turun ke dasar gelas, semakin terhalangi. Begitu…

Itulah beberapa hal yang memang perlu untuk diketahui. Biar semakin tau kalau ternyata fisika, ya asyik. Penjelasan di atas mungkin masih kurang, atau bahkan ada salahnya. Jadi, mohon dikoreksi. Karena kalau mengetahui dimana letak kesalahannya sementara hanya diam tanpa aksi untuk memperbaikinya, itu artinya kalian membiarkan banyak orang untuk hidup dalam kebodohan. Karena kesalahan dalam tulisan diatas akan mempengaruhi pemahaman orang lain. Sekian.


2