Kali ini kita akan bercerita tentang, gimana tips
kuliah 3,5 tahun ala manusia sempurna?
Memang ada manusia yang sempurna? Bukannya hanya
Tuhan yang sempurna?
Memang tidak ada manusia yang sempurna, dan benar
kalau hanya Tuhan yang sempurna.
Ini cuma istilah saja. Jadi santai!
Karena manusia yang satu ini hampir sempurna.
Makanya orang-orang ngasi julukan sempurna.
Manusia ini blasteran Indonesia-Surga. Eaaaaa.
Perkenalkan
Shani Indira Natio. Member Jeketi Fortieit generasi 3. Manusia yang diberi
julukan sempurna oleh para fans jeketi. Karena memang hampir sempurna. Cantik,
berbakat, auranya bersinar, public speakingnya bagus, ramah, dan semua komponen
yang menyusun kesempurnaan ada padanya. Shani sekarang menjadi nomor 1 sejeketi
pada pemilihan member kemarin. Karena rangking 1, Shani menjadi center dari single original jeketi.
Ini untuk kedua kalinya Shani meraih posisi 1.
Karena kesempurnaannya, muncul istilah 4 Sehat Shani Sempurna.
Selain
sempurna, Shani juga diberikan julukan Shani tidak pernah salah. Apapun yang
dia lakukan, kalau ada yang salah itu tetap benar. Meskipun hanya lelucuan
untuk member dan fans, tapi ini sangat menghibur. Kalian bisa lihat tweet
lelucuan itu DISINI. Contohnya seperti ini.
Oke.
Selain sibuk
jeketi, Shani adalah manusia biasa juga. Dia juga mengenyam pendidikan.. Shani
kuliah sebagai angkatan 2016 dan mengambil jurusan ilmu komunikasi di
Universitas Tarumanegara (UNTAR).
Dengan
karirnya di jeketi yang juga harus sambil kuliah. Tentunya ada taktik yang
dimainkan oleh Shani. Hingga kalian tau? Shani bisa lulus kuliah hanya dalam
waktu 3,5 tahun. Bisa gitu? Kapan
belajarnya? Kapan kerja skripsinya? Padahal hampir setiap malam harus show di
theater?
Mari kita
lihat!
Perlu
diketahui bersama, saat SMA dirinya tidak sekolah di sekolah formal. Melainkan
homeschooling. Dan homeschooling yang diambilnya yaitu homeschooling yang gurunya
datang ke rumah seperti les privat. Dan
itu sangat fleksibel waktunya, kapanpun dia mau. Karena itu, dia merasa pas
SMA, belajar yang sungguh-sungguh tidak terlalu terasa seperti anak sekolah formal. Makanya, setelah tamat
SMA, dia tidak ingin menunda kuliahnya. Ia ingin segera merasakan sensasi
belajar yang sungguh-sungguh. Padahal orang lain, pengennya santai....
Jadi, mari
kita simak.
Karena
terlalu sibuk di jeketi, waktu Shani untuk belajar itu sangat-sangat terbatas.
Sehingga pas mau ujian, dia biasanya belajar pas H-1 ujian. Selain itu, dirinya
tidak bisa menyicil belajar, karena kalau nyicil katanya akan lupa lagi. Setiap
orang memiliki tipe dalam belajar. Tapi, bagusnya dicicil. Tapi untuk kalian
yang ada kesibukan juga, nggak apa-apa belajar H-1 daripada sama sekali tidak.
Karena harus
berkegiatan di jeketi, harusnya Shani bisa mencuri-curi waktu dalam belajar.
Tapi, sekali lagi setiap orang memiliki caranya sendiri dalam belajar. Shani
tidak bisa belajar dalam keramaian. Dia harus belajar di kamar. Di Meja belajad
dan berhadapan dengan buku. Makanya dia heran sama orang yang bisa belajar di Cafe.
Pokoknya
gimanapun sibuknya dia, Shani bilang dia harus belajar sebelum masuk
ujian. Bahkan dia pernah belajar sampai
pagi. Meskipun menurutnya, tidak semua bisa dia pelajari dalam waktu semalam
saja, tapi paling tidak adalah yang dia tau. Karena dia tidak mau datang ke kampus
untuk ujian dalam keadaan kosong. Meskipun katanya hanya tidur 2 jam saja dan
pas ujian ngantuknya luar biasa.
Meskipun
hampir sempurna, IPK Shani yang sempurna ini tidak selalu naik. Pernah IPKnya
turun meskipun hanya sedikit. Tapi itu benar-benar membuatnya sangat bersalah.
Makanya semester depannya dia benar-benar berusaha dengan baik.
Sekali lagi,
meskipun Shani sempurna. Dia juga masih mahasiswa yang punya NIM. Dia juga
pernah bolos kuliah karena kelelahan. Tapi itu cuma pada kelas pagi saja.
Katanya, kalau sengaja buat tidak masuk kuliah, rasanya merasa sangat bersalah
dan menyia-nyiakan apa yang sudah ada.
Tapi
sengantuk-ngantuknya dia, Shani tidak pernah tidur di kelas. Dia biasanya tidur
di kantin.
Terus kok
bisa kuliah cuma 3,5 tahun?
Kalian harus
tahu, Shani Sempurna ini, tidak pernah
menargetkan seditkitpun untuk lulus cepat karena mengingat dia juga sibuk dij eketi.
Namun, pas semester 6 ternyata SKSnya
sudah mencukupi untuk ngambil skripsi dan magang. Makanya dia memutuskan untuk mengambil
keduanya. Awalnya dia ragu, takut tidak bisa. Hingga masuk semester 7, skripsinya
sisa sedikit lagi selesai. Jadi, katanya nanggung kalau tidak diselesaikan.
Akhirnya di semester 7, dia berhasil menyelesaikannya.
Padahal waktu
itu, jeketi lagi sibuk-sibuknya. Bayangkan, harus theater, konser graduate kelopak bunga
sakura, Sousenkyo 2019, terus karena
mendapat posisi 1, akhirnya dia harus rekaman lagu, latihan koreo, shooting
video clip, ditambah lagi konser 8th anniversary jeketi. Satu lagi, Shani juga mewakili jeketi ke Jepang
untuk konser bersama sister grup lainnya.
Dan hebatnya,
beberapa hari setelah pulang dari Jepang, dia melakukan sidang skripsi
teman-teman. Pertanyaannya, kapan belajarnya????
Begini
penjelasannya. Shani Magang sambi skripsi. Dan itu membuat pikirannya terbelah
dua. Karena isi dari laporan magangnya berbeda dengan isi materi skripsinya.
Satu aja susahnya minta ampun, yawlah.
Katanya, awalnya takut tidak bisa. Tapi optimis lagi. Dan akhirnya bisa.
Shani
mengambil penelitian kualitatif karena memang dia suka dan juga disarankan oleh
dosen pembimbingnya.
Kata Shani,
untuk kalian yang sedang mengerjakan skripsi.
Kerjakan
skripsinya secara cicil. Pokoknya setiap hari harus nyicil, meskipun itu cuma 3
baris. Setiap hari, dimanapun. Dia
menyediakan pulpen dan buku dan dibawa kemana-mana untuk mencatat poin-poin
penting yang bisa dimasukkan di skripsinya. Sehingga ketika, nanti di depan
laptop dia tidak buta-buta banget mau nulis apa.
Shani juga
mahasiswa begadang. Dia biasa mengerjakan skripsinya sampai pagi. Katanya, dia
biasa ngetweet di twitter kalau sudah mau tidur, padahal nyatanya dia
mengerjakan skripsi sampai pagi. Yah, kasihan
fansnya dibohongin.
Menurut
Shani, untuk kalian yang mau skripsian, kalau cari materi skripsi atau judul
nantinya, carilah materi atau judul yang kalian benar-benar suka. Nggak harus
dikuasai. Karena namanya juga penelitian ya kita memang harus cari tau. Jadi
cari judul yang kita benar-benar penasaran. Sehingga nanti mengerjakannya tidak
terpaksa. Dan itu akan mempengaruhi kalian pas sidang, karena sudah
menguasainya.
Jadi itu yang
dilakukan manusia sempurna Shani, sampai dia
lulus kuliah 3,5 tahun ditengah kesibukkannya sebagai member jeketi.
Kalian bisa
menyaksikan videonya disini:
Sekian.
Yours
