Selamat Weekend!
Apa yang akan kita bahas?
Mungkin ini adalah berita terbaru.
Dipikiran banyak orang, JKT48 adalah kumpulan cewek-cewek yang nyanyi dan dance berombongan di atas panggung. Seperti itu kan?
Tapi tahukah kalian, bahwa dibalik semua itu ada perjuangan yang mereka harus lakukan. Mereka harus latihan setiap hari. Dan latihannya itu bukan hanya latihan dance saja, melainkan latihan fisik yang berat. Push Up, plank, sit down, lari keliling lapangan, dan masih banyak lagi. Semua itu dilakukan agar nantinya saat ngedance tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
Meski sudah latihan dengan baik sebelum dance, tapi tetap saja ada hal yang diluar rencana manusia.
Karena latihan yang berat dan gerakan dance yang sulit, ada beberapa member yang mengalami cedera. Bahkan cedera yang dialaminya bisa dibilang fatal. Hingga membuat member tersebut sampai tidak bisa lagi menari. Dan akhirnya mengumumkan graduate dari JKT48. Siapa mereka?
Tanggal 26 Februari 2020 kemarin, tepatnya di show saka agari team KIII JKT48. Puti Nadhira atau lebih dikenal dengan Pucci mengumumkan graduate.
Sebelumnya Pucci adalah member Team T yang kemudian ditransfer ke team KIII pada bulan desember tahun lalu. Akhir-akhir ini karena mengalami cedera pada kaki, akhirnya Pucci sempat tidak mengikuti banyak kegiatan JKT48. Hingga pada tanggal 26 Februari 2020 kemarin, Pucci menyampai di twitternya bahwa di akan Shonichi atau tampil perdana bersama team KIII di Theater. Semua member tentu berbahagia, apalagi fans. Sampai-sampai fans Pucci sendiri membuat project untuk menyambut Shonichinya. Tapi diakhir show, keadaannya berbalik menjadi sedih. Karena tiba-tiba, Pucci buka suara dan ingin berbicara. Seperti biasanya, kalau ditengah-tengah show, tiba-tiba ada member yang mau ngomong, maka itu artinya pertanda ada yang akan umumkan graduate. Dan ternyata benar. Pucci menjelaskan keadaan kakinya saat ini dan dia menyampaikan bahwa dirinya akan graduate dari JKT48. Semua orang shock termasuk member yang hari itu show bersamanya.
Berikut ini penjelasan pucci yang dikutip dari Live Report salah satu fans yang nonton di Theater.
Aku kan dah hampir empat tahun di sini. Pas masuk beneran wibu. Tujuan masuk bukan buat jadi idola, tapi ketemu idola aku Jessica Veranda. Seiring waktu dia menginspirasi aku. Mau jadi idola sesungguhnya. Perjalanan, ada musibah. Perobekan meniscus dan penipisan tendon. Obat, terapi.. Ga cukup. Aku harus istirahat total. Aku harus menjalankan operasi. Akan sembuh, tapi dokter memvonis aku tidak menari lagi. Jujur waktu divonis ga boleh nari lagi, aku sedih. Kewajiban Member JKT48 menari dan menyanyi. Mana ada member cuma diem aja, cuma YouTube doang ga mungkin kan. Setelah berdiskusi dengan manajemen dan keluarga. Saya Puti Nadhira Azalia mengumumkan lulus dari JKT48. Maaf gimmick bilang comeback. Jujur ga mau grad. Mau lanjut di sini, tapi dokter bilang ga boleh lanjut nari. Selama aku masih ada waktu di sini, mohon dukung aku ya. Terima kasih.
Lalu seberapa parah penyakit yang dialami Pucci?
Yuk kita cari tau apa sebenarnya perobekan meniscus.
Meniskus yang terluka atau robek disebut meniscus tear. Di kalangan pecinta olahraga, cedera meniskus kerap disebut sebagai cedera lutut. Robekan meniskus terjadi akibat adanya pergerakan yang memaksa lutut berotasi sewaktu kaki sedang berpijak kuat, misalnya gerakan memutar mendadak ketika bermain sepakbola, futsal, badminton, tenis, atau bermain bola basket.
Sehari setelah Pucci mengumumkan graduate, Melati dari Team J di show Idol No Yoake pada tanggal 27 Februari 2020 juga mengumumkan graduate.
Sama seperi Pucci, Melati atau yang biasa disapa Meme ini juga merupakan Pindahan dari Team T yang kemudian ditransfer ke Team J. Akhir-akhir ini, Meme mengalami cedera pada punggungnya yang mengakibatkannya harus hiatus (cuti) dari JKT48 untuk beberapa kegiatan. Termasuk Show Theater. Namun karena di single terbaru JKT48, Meme termasuk jajaran Senbatsu maka setiap ada show yang menampilkan single original, maka Meme tetap perform. Hal ini dikarenakan gerakan dance pada single tersebut tidak terlalu sulit.
Hingga pada show theater team J kemarin, Meme muncul di atas panggung pada akhir show. Dan menjelaskan keadaan yang sedang dialaminya.
Berikut penjelasan Meme yang dikutip dari Live Report oleh fans yang nonton di Theater.
Awalnya aku kira sakit biasa. Nyut nyutan biasa, aku diemin aja. Terus akhirnya tambah sakit. Udah ke dokter syaraf 2*.katanya aku itu gpp. Istirahat aja. Aku biasa aja, selow selow aja. Aku dikasih obat, kayak painkiller. Obat itu aku minum tapi gak sembuh sembuh. banyak yang nanya ke aku, Hiatus kenapa, ada sakit di punggung bawah selama 3 tahun. Sakit Neoplasem biangparsal. Itu otot yang dipake berlebihan. Kan tulang belakang bentuk s, tapi tulang aku lurus gitu. Tapi semua bisa diobatin. Terus berobat ke ortopedi, terus dokternya bilang berobat jangan bikin punggung sakit.Temen aku latihan, aku duduk aja. Kalo mereka perform aku di belakang. Aku gak bisa perfrom gak bisa mc. Aku biasa konyol konyol gak bisa mc. Pernah tidur tengah malem kebangun, kepikiran. Pikiran aku bercampur aduk, sampe berpikir jalan aku gak disini lagi. Saya Melati memutuskan lulus dari JKT48. Aku memutuskan lulus bukan karena sakit aja kok, aku juga udah merasa cukup 5 tahun di JKT48. Terima kasih semua. Dukung aku terus sampe last show aku ya.
Banyak fans merasa sedih dengan keputusan 2 member ini. Namun, kembali lagi. Kesehatan adalah yang nomor 1. Jangan sampai dipaksakan untuk terus berada di JKT48, malah akan berakibat fatal dan akan mempengaruhi masa depan mereka.
Melihat keadaan yang terjadi saat ini. Para fans mulai memberikan masukan kepada JOT (Staff Khusus JKT48). Berikut beberapa saran para fans ke JOT:
- JKT48 hampir setiap hari melakukan kegiatan yang berhubungan dengan dance. Maka dari itu, ada baiknya JOT mempertimbangkan agar JOT menyediakan staff khusus kesehatan bagi para member. Misalnya menyediakan fisioterapis khusus. Sehingga ketika ada cedera sedikit, member bisa berkonsultasi. Sebelum cederanya parah dan berakhir ke graduate. Selain itu, ada baiknya JOT melakukan tes kesehatan secara berkala kepada member. Sehingga ketika ada member yang kurang fit, agar mereka tidak diikutkan pada kegiatan sementara waktu. Daripada harus memaksakan untuk tampil, tapi ujung-ujungnya akan cedera.
- Memporsir jadwal theater dan latihan. Saat ini JKT48 show di Theater hampir setiap hari, kecuali hari senin. Kemudian diselingi dengan jadwal latihan. Dan mereka juga adalah seorang pelajar dan mahasiswa. Tentu jadwal mereka setiap harinya sangat padat. Kelelahan dengan kepadatan kegiatan juga sangat mempengaruhi sehingga ketika dance bisa mengakibatkan cedera. Maka dari itu, ada baiknya jadwal theater dan latihan diporsir. Selain itu, para fans juga meminta JOT agar kiranya memberikan setlist (daftar lagu yang ditampilkan pas theater) yang tidak terlalu menguras tenaga member. Mengingat kejadian yang dialami Pucci dan Meme, beberapa orang malah menyalahkan setlist Seifuku No Me yang ditampilkan oleh team T kala itu. Namun sepenuhnya kita tidak bisa menyalahkan setlist.
- Para Sensei (Pelatih JKT48) memperhatikan member ketika melakukan pemanasan, apakah gerakannya sudah sesuai. Begitu pula member, agar kiranya melakukan pemanasan dengan sungguh-sungguh dan gerakannya benar. Karena akan mempengaruhi ketika melakukan dance.
Apapun itu, Semoga kejadian yang dialami oleh Pucci dan Meme memberikan pelajaran kepada member agar melakukan pemanasan dengan baik dan benar serta menjaga kesehatan. Juga kepada Staff JOT agar selalu memperhatikan kesehatan member-membernya. Kenapa? Karena para member masuk ke JKT48 dalam keadaan sehat. Jangan sampai keluar dalam keadaan sakit.
Sebelum Pucci dan Meme, kejadian serupa pernah dialami oleh Acha (Member team KIII dari generasi 2). Acha juga mengalami cedera pada bagian kakinya, yang mengakibatkannya tidak bisa menari lagi. Akhirnya, dengan sangat berat. Dia memutuskan untuk graduate dari JKT48 tahun 2019 lalu.
Sekian.
Yours,

