Tahun 2018 sudah lewat.
Tapi tidak apa-apa.
Bagi saya, tahun 2018 merupakan tahun yang memberikan banyak pelajaran hidup.
Tahun 2018 bagi saya, beberapa mimpi sudah terwujud.
Namun, tak bisa juga dipungkiri bahwa beberapa mimpi masih ada yang belum bisa dicapai.
But, no problem.
Mari perbaiki di tahun ini.
Let's flashback to 2018.
Semua perjalanan yang menurut saya berkesan dalam kehidupan saya selama setahun.
Kepala dua
Tahun 2018, genap berkepala dua. Semakin tua, semoga semakin dewasa. Jauh lebih berguna dan bisa membahagiakan orang lain.
Study TourSalah satu impian saya adalah keluar kota.
Dan tahun 2018 ini, Tuhan memberikan kesempatan itu.
Melalui salah satu mata kuliah yang diprogram di semester 6, saya menginjakkan kaki di Jawa (Jakarta-Yogyakarta-Surabaya).
Dan itu, sangat membahagiakan.
Apalagi, karena bersama-sama orang yang saya sayang.
MONEV PKM 5 Bidang
Berulang kali, mengirim proposal PKM. Tahun 2018, Tuhan baru mengizinkan mempresentasikan proposal kami di depan tim Monitoring dan Evaluasi PKM Universitas Negeri Makassar. Bersama tim penelitii mata pengajar, Kak Yusuf dan Hardi, kami meniliti kesulitan belajar fisika yang di alami oleh peserta didik di SMAN 3 Pinrang. Meskipun belum bisa lolos ke PIMNAS di Yogyakarta, tapi sampai MONEV saja itu sudah cukup membahagiakan.
KKN Life2018 memberikan orang-orang baru melalui KKN.
Teman baru.
Keluarga baru
Selama 3 bulan, saya berada di Lokasi KKN di Desa Pontanakayang, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.
Banyak hal yang membuat saya bersyukur.
Banyak pengalaman yang membuat saya merasa menjadi lebih baik.
Dan, sekarang rindu menggebu untuk kembali ke Lokasi KKN.
So, Thank You 2018.
Semoga tahun 2019 ini, jauh lebih baik!















